Kafilah Syuhada

Jihad never Die Mujahid Never Sleep . . .

BackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from Jogja

Ditulis oleh kafilahsyuhada di/pada 4 Februari 2009

bionic-outdor-bag3Mas, ternyata perempuan yang pake jilbab, kelakuannya malah lebih jelek dari yang gak pake jilbab yaa???..itulah sepenggal dialog dengan seorang teman duduk satu kereta dari stasiun Tugu menuju stasiun Gubeng Surabaya, kebetulan teman saya ini adalah seorang katolik yang asli surabaya(saya juga sedikit prihatin dengan pandangan beliau terhadap wanita yang lalai menjaga jilbabnya)ada banyak dialog seru dengan beliau, tapi lain kali saya bahas, saat ini saya hanya ingin bercerita tentang perjalanan saya menuju pulau Lombok dengan niat awal saya adalah ingin merasakan dan menikmati salah satu keagungan Ciptaan Allah yaitu dengan mendaki Gunung Rinjani tetapi ternyata pendakian ditutup

selama desember-Januari, banyak terjadi longsor dikarenakan hujan yang sering turun. (jika anda berniat melakukan pendakian, disarankan pada bulan-bulan juni-agustus..

Saya melakukan Solo Travelling dari Jogja menuju Lombok dengan rute Jogja-Surabaya-Bali-Lombok. Hanya bermodal info sesama anggota milis dan tidak lupa peta Jawa timur,bali serta Lombok yang diprint dari Encarta ;-)   serta bawaan secukupnya. Ada Sleeping Bag, kompas, peta, makanan / obat-obatan, pakaian secukupnya, alat masak/makan,dll. semua ada dalam satu tas punggung besar ukuran 80 liter, istilah yang lagi ngetrend saat ini adalah BackPacker, yaa selama perjalanan kata itulah yang sering saya dengar, dengan sapaan “Mas backpacker yaa? Halah.. ;-)

Menghabiskan waktu 7 hari, Perjalanan ini saya mulai dari stasiun Tugu Yogyakarta dan berakhir diterminal giwangan Yogyakarta, ringkasnya perjalanan saya ini sebagai berikut,sedikit bisa sebagai pedoman bagi anda yang ingin ber-backpacker ria untuk explore Bali-Lombok dari Jogja… disini saya tidak bercerita secara detail, untuk lokasi silahkan bereksperimen sendiri, disini hanya berbagi info tentang perkiraan budget yang dibutuhkan.

Dari Stasiun Tugu Jogja – Stasiun Gubeng Surabaya kereta berangkat jam 4 sore = harga Tiket Rp.60.000 memakan waktu lebih kurang 6 jam perjalanan.

( sampai distasiun gubeng Surabaya kira-kira jam 10an malam, cari jalan keluar sebelah kiri,jalan sekitar 300an meter, tanya aja ama tukang becak, dimana lokasi Hotel Sahid, tapi jangan nginap disana, kemahalan untuk ukuran backpacker ;-) tepat didepan seberang hotel Sahid ada hotel kecil namanya hotel Gubeng, biasa para backpacker nginap disini, tarifnya yang paling murah Rp.70.000 ).

Silahkan kalau mau explore surabaya…

Dari stasiun Gubeng Surabaya menuju Denpasar ( ada kereta berangkat pagi jam 09.15 harga tiket Rp.125.000;dari surabaya menuju banyuwangi terlebih dahulu, sampai dipelabuhan ketapang dilanjutkan bis dari PTKA, biasanya bis sudah menunggu didepan pintu keluar, anda akan diantar menuju pelabuhan ketapang yang hanya berjarak ratusan meter,kemudian menyebrang menggunakan KMP, sesampainya dipelabuhan Gilimanuk.

Bis PTKA yang lain sudah menunggu dipintu keluar kapal,anda akan diantar menuju terminal Ubung Bali, sampai diterminal ubung biasanya sudah agak malam.Anda bisa langsung menuju penginapan (tujuan backpacker biasanya langsung keJalan.Poppies( yang lebih murah poppies II ,tarif sekitar 50-70 rb, anda bisa menggunakan taksi atau angkot,silahkan nego harga) kalau mau explore bali bisa menyewa motor 1 harinya(24jam) 30-50 rb, kalau anda seorang “Backpacker Ikhwani ” yang menjaga mata dari pandangan-pandangan yang terlarang, dari terminal ubung bisa langsung menuju masjid Ukhuwah (masjid Raya) jalan Kalimantan, bisa naik Ojek. (Utk izin menginap hubungi aja Takmir masjidnya mas Suhardi ato mas Syahrir, ba’da magrib hingga Isya biasanya ada kajian rutin).

100_4453

( Masjid Raya Ukhuwah Denpasar )

Jika ingin berkeliling diseputaran masjid atau komunitas muslim,bisa menggunakan angkot dari depan masjid menuju Kampung Jawa (dilewati oleh Jalur angkot, ongkosnya Rp.4000) ato bisa jalan berkeliling dibelakang masjid raya Ukhuwah banyak pertokoan terutama menjual kain khas bali, jika jalan terus akan ketemu pasar bunga, sore biasanya lebih ramai diisi wanita bali, mungkin membeli untuk persiapan upacara.Silahkan Explore Bali..hati-hati dibali banyak anjing(dan rabies merupakan KLB diBali).

Kalau dari Bali mo keLombok, bisa menggunakan jasa perama tours dijalan Legian Kuta harga tiket 150.000, Kalau dari depan masjid Raya Ukhuwah ada angkot keterminal ubung Rp.4000, seturun dari angkot banyak pemuda yang menawarkan rute bus,bilang aja mo keMataram anda akan diantar kebus yang standby didalam terminal,bus biasanya berangkat jam 8-10 malam,harga tiket Rp.150.000)

Dari terminal Ubung Bali menuju Pelabuhan Padang Bay kemudian menyebrang kePelabuhan Lembar Lombok menggunakan KMP, Kapal menyebrang biasanya tengah malam,dan akan sampai diterminal Lombok sekitar jam 06.00 pagi, dari terminal bisa naik ojek langsung kedaerah Cakranegara, banyak penginapan disana, salahsatunya tempat saya menginap kemaren adalah Hotel SunShine Jln.Repatmaja (0370-627251) depan MPM motor, murah meriah dengan Fasilitas OK, Rp.60.000/malam batas checkout jam 12.00 siang) ,Kalau mau keliling cakranegara bisa naik angkot atau cidomo (sejenis dokar Rp.5000 satu kali keliling) anda juga bisa mencoba soto khas Lombok, tongkrongin aja dipinggir jalan samping jalan MPM motor pagi sekitar jam 9an, ada yang berjualan keliling menggunakan gerobak, soto lombok khas sekali) Jika anda ingin merasakan Ayam Taliwang khas Lombok, kalau malam dipinggir jalan sepanjang jalan pejanggik Cakranegara banyak para penjaja makanan terutama ayam Taliwang+Plecing Kangkung+es teh kmaren abisnya sih Rp.23.000 ;-)

Silahkan Explore Lombok….

Anda bisa menyewa motor,disediakan oleh pihak hotel tarif berkisar 40-60rb /hari.Jika ingin menggunakan jasa guide bisa menghubungi pak made 0817 367 927 (utk dalam kota sekitar 300rb) Rentang waktu dari jam 8 pagi ampe sore jam 5an.Anda bisa minta diantar kePantai senggigi kemudian ke-3 Gili,yaitu Gili Aer, Gili Meno dan Jangan lewatkan Gili Trawangan, pulau eksotik dan masih asri. Sampai diBangsal, Sebelum nyebrang ke Gili,anda harus membeli tiket penyebrangan Rp.10.000, anda harus tentukan dulu mau kegili mana,sebab kapal hanya kesatu tujuan,dan kalau anda lagi beruntung, kapal akan langsung berangkat,jika kuota maksimal penumpang terpenuhi 20 orang, jika tidak anda harus menunggu hingga kuota terpenuhi;-) Silahkan Explore Gili Trawangan.

100_4494

( Gili Trawangan )

Jangan Khawatir,ditengah Pulau ada masjid,jika anda takut kehilangan Shalat Jamaah,disini juga banyak para backpacker sejati Untuk Explore Lombok selain pantai senggigi dan tiga Gili tadi,anda juga bisa keSegara anak lewat Jalur desa Senaru, jika ingin melakukan pendakian ke-Gunun Rinjani lewat Jalur Sembalun.masih ada pantai Kuta,taman air Narmada,jika ingin wisata religi,disana ada masjid Bayan,masjid tua dan bersejarah.dan masih banyak

Jika anda sudah terlalu lelah dan ingin segera pulang kembali KeJogja, anda bisa menggunakan jasa pesawat,cukup dengan Rp.269.000 anda sudah sampai Surabaya..bisa pesan diBidy tour keluar gang hotel sunShine sekitar 20 meter keselatan..no.telp(0370-639706/6651337),dari hotel bisa naik taksi kebandara Seliparang Mataram cuma Rp.17.000) Sampai disurabaya, didepan pintu keluar bandara ada bus Damri dengan Rp.15.000 anda akan dibawa menuju Terminal Bungur Asih Surabaya, untuk bus tujuan jogja kelas ekonomi Rp.38.000; Sampai diterminal silahkan cari bus tujuan anda…

Ternyata Bumi Allah masih sangat Luas…

Perkiraan Ongkos :

Kereta api Jogja-Surabaya : Rp. 60.000

Kereta api Surabaya-Denpasar : Rp.125.000

Bus Denpasar-Lombok : Rp.150.000

Sewa Driver+Mobil : Rp.300.000

Hotel : Rp.60-90rb/mlm

Sewa Motor : Rp.30-50 rb/hari

Pesawat Lombok-Surabaya : Rp.269.000

Damri : Rp.15.000

Bus Ekonomi Surabaya-Jogja : Rp.38.000

Persiapkan Budget Lebih untuk makan dan ongkos angkot.

BackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from Jogja BackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from JogjaBackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from Jogja





























13 Tanggapan ke “BackPacker : Explore Surabaya – Bali – Lombok from Jogja”

  1. cumycute berkata

    Wah, postingan yg bagus mas, informatif. Ngasih banyak masukan buat saya yg lagi pengen backpacking jawa-bali-lombok. Kapan2 boleh ya sy tanya2 soal pengalaman mas jalan2.

  2. M.Fathi Farahat berkata

    Ok,InsyaAlloh mas cumycute ;-)
    terimakasih kunjunganya..

  3. ili berkata

    Assalamu’alaikum,

    Kalo untuk cewek, aman aja perjalanan ke BALI-LOMBOK tanpa menggunakan travel???ada kiat dan advice nya nggk biar aman??

    Thanks.

    Wassalamu’alaikum

    • M.Fathi Farahat berkata

      Masyarakat kita masih ramah-ramah kok mbak ili,so jgn takut untuk solo travelling…
      tapi ada beberapa saran ajah,maap yach biar cepet saya copas kan dari milis ,tips or berbagi pengalaman lainnya silahkan join ke- indobackpacker :-)
      Kira-kira gini deh:
      1. Jangan nunjukin wajah takut or was-was. Kalo kita pake roman muka terlalu
      banyak tengok kanan kiri ato muka gampang curiga, org yg berniat jahat jadi bisa
      tau kalo kita tuh orang baru and ga tau apa-apa. Jadi..tampang PD aja seakan2
      emang dah sering jalan sendiri.
      2. Kalo sama org yg ga dikenal (misal teman sebangku ato pedagang pinggir jalan)
      jangan bilang kalo jalan sendirian. Kalo ada yg tanya mo kemana: jawab aja kota
      tujuan. Biasanya dilanjutin “ama siapa? ko sendiri?” nah ngarang aja deh: bilang
      mo pindah kek, ato udah biasa kesana kek. Jangan terlalu percaya kalo ada yg
      ngajak barengan jalan. SOalnya dah sering kasus ikutan teman sebangku eh
      sekalinya ditinggal gitu aja di tempat yg ga dikenal sebab terlalu jujur.
      3. Usahakan tanya dulu sama org yg mo dikunjungi: Nama kotanya apa, desa ato
      kelurahan apa. jadi kalo dijalan ada yg tanya seperti poin 2, bisa ngejawab and
      ga keliatan kalo itu kunjungan pertama. Nah kalo org lain nanyanya makin
      panjang, jawab aja dengan senyum and pura2 ngantuk.
      4. Bawa cemilan secukupnya, air juga jgn lupa. Daripada beli di bus, selain
      mahal juga kadang kita lupa uang kita ditaruh segebok sekaligus dalam saku, nah
      pas ngeluarin uang 5000 utk bayar minuman eh yg ratusan ribu ikut keliatan. Bisa
      mancing penjahat kan.
      5. Taruh uang di beberapa tempat yg berbeda. Misalnya sebagian di dompet,
      sebagian di saku belakang celana, lalu beberapa di kaus kaki, dan taruh uang
      kecil untuk jajan di tempat yg paling mudah diambil dan tidak berhambur.
      6. Jangan taruh benda2 penting di jaket seperti HP, ato dompet. Soalnya pas
      lelah dan panas kita cenderung letakin jaket di sandaran bangku, rawan ilang
      kan.
      7. Jangan taruh HP di saku baju. Soalnya sudah ada yg pengalaman (my future
      husband), pas kecapean dia ketiduran, tuh HP nongol manis di saku baju. Pas
      rutenya ngelewati hutan and udah sore menjelang malam, lenyap deh tuh HP
      8. Kalo bawa ransel/backpack, hati2 ya. Soalnya bisa aja di keramaian dan
      berdesakan di terminal ada org iseng yg buka resluiting tas kita dari belakang.
      Usahakan tas selalu ada di pelukan ato minimal di samping.
      9. Biasanya cewek kan ribet kalo lg jalan. Nah kalo bawa perlengkapan
      toilettries spt sabun muka, handuk kecil, tisu basah, ato alat pembersih lainnya
      (bawa yg botol paling kecil aja) taruhnya di tas bagian depan yg mudah
      dijangkau. Jadi pas turun di terminal kita bisa langsung cari toilet sebelum
      ngantri. Dan nyari benda2 yg dibutuhkan ga terlalu sulit dan tidak menghambur
      barang2 lain.
      10. Oya, usahakan HP selalu terisi pulsanya. Dan cari nomor layanan keamanan
      terdekat. Kalo bawa kamera sediakan baterai yg banyak. Kita sering kelewatan
      momen berharga cuma karena lupa bawa cadangan baterai padahal sesi motonya lagi
      di tempat yg jauh ama toko.

      Segitu dulu deh. Semoga bermanfaat and selamat berjuang!!! hehehe
      Jangan takut jalan sendiri, hidup itu seni and jalan2 itu seni. So dinikmati aja
      ya. Semoga berhasil
      oya satu lagi.
      Salinlah semua nomor2 penting yang pasti akan dihubungi ke hard copy (kertas,
      buku telpon, dsb). Misalnya nomor org yg akan kita kunjungi mulai nomor hp,
      rumah, kantor, dll. Juga nomor keluarga kita sendiri. Sebab biasanya kita ga
      pernah ngehapal nomor2 tersebut karena udah ada di kontak HP. Padahal kalo hpnya
      ilang (meski tidak kita harapkan terjadi) bisa berabe. Aku juga pernah alami
      itu. Pas travelling sendirian ke Jkt, lagi di stasiun nunggu kenalan yg bakal
      bawa aku ke Bogor, eh HP ilang. Pasrah aja deh seharian, untung ada catatan di
      buku telpon yg ga pernah lepas dari tas jadi masi bisa hubungi rumah kos and
      teman2 yg tadinya udah janjian ketemu.
      And jangan lupa selalu berdoa ya.

      // Qee
      Balikpapan-Kaltim

  4. proletar muda berkata

    seru,enak jalan sendiri apa bareng teman mas??

  5. M.Fathi Farahat berkata

    Sendirian ada enaknya ada nggaknya mas tri..,sendirian kita bebas mo kemana aja,
    gak enaknya tuh kalo apa2 ya ditanggung sendiri,padahal kalo rame2 kan bisa urunan ;-) kaya’:ongkos angkot,makan,homestay..ato tiba2 sakit “Wallahu’Alam..”
    (kaya’saya kmren,gak ada yang mijetin,ngerokin,nyuapain,terkapar sendirian dilombok ;-(

  6. ivanbatara berkata

    sip. thanks Mas Fathi

  7. fajarsaptono berkata

    wahh jadi pengen ke lombok yo
    btw pa kabar? sekarang masih di jogja?

    Alhamdulillah masih dalam naungan kasih sayang Alloh mas Fajar ;-) Kalo keLombok cocoknya buat pasangan baru menikah,soale suasananya romatis banget,apalagi diGili trawangan ..Halah ;-)
    saya udah balik mas Fajar (dikampung kita tercinta tu..;-),ada amanah disini..,tapi minggu2 ini balik keJogja lagi,masih ada barang2 yang tertinggal..

    *Lho,kok malah jd ajang reuni*

  8. teguh berkata

    kayaknya menarik mas, sayang kayaknya belum di explore tuh!!

    Kalo diterangin detail dsini bisa Panjang kali lebar kali tinggi sama dengan Luas banget and lama banget tuh dek teguh ;-)

  9. nov berkata

    wa- tks bagi experiencenya
    gw mau coba juga deh..

    kalo boleh tau, dari surabaya ke denpasar, enakan naik bus or kereta?
    kalo naik bus, kira2 tau ga berapa ongkosnya?

  10. Rizki berkata

    sama pertanyaannya mas… kalo nge-bus dari surabaya ke denpasar berapa ya?

    ___________________________________________
    Maap mas,untuk tiket bus saya kurang tau ;-

  11. Devi berkata

    minta tolong infonya dong untuk penginapan di jogja yang ada di pusat kota atau dekat kampus UGM dengan tarif dibawah 100ribu/malam ?
    niatnya, saya jg mau jadi backpacker.. tapi ke jogja aja.. ^_^

    terima kasih…

  12. anixmw11 berkata

    Assalamualaykum Warohmatullahi Wabarokatuh. Mas,Saya minta ijin ngambil gambar Masjid Raya Ukhuwah Denpasar untuk rubrik “sekilas masjid” di majalah saya

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>