Malcolm X
Ditulis oleh kafilahsyuhada di/pada 30 November 2008
Tak sengaja beberapa hari lalu menonton sebuah film berjudul “Animal” menceritakan seorang gangster negro amerika,yang kemudian tertangkap dan dipenjara,didalam penjara ia mengenal seseorang yang kemudian menjadi guru spiritualnya,awalnya ia diberi sebuah buku yang kemudian merubah hidup sang animal menjadi lebih “manusia”,buku yang dibacanya tersebut tersebut adalah Otobiografi..Malcolm X sang pejuang muslim persamaan hak kaum minoritas amerika..Siapakah Malcolm x?Adakah ia berjasa mengubah sikap rasis rakyat amerika hingga Obama bisa menjadi presiden Amerika saat ini??
Malcolm X
“Saya bukanlah seorang rasis dalam wujud apa pun. Saya tidak percaya pada segala bentuk rasisme. Saya tidak percaya juga pada bentuk diskriminasi atau pembedaan manusia. Saya hanya percaya pada Islam.“(Malcolm X)
Malcolm X adalah tokoh Muslim dari kaum Afro-American yang ketokohannya dapat disandingkan dengan Dr Martin Luther King yang berjuang menghapus segala macam diskriminasi lebih-lebih yang menimpa kaum Afro-American yang sering dikonotasikan dengan kaum negro yang terdiskriminasikan.
Kebencian yang timbul antara kaum negro dan kaum kulit putih di Amerika bukanlah masalah perbedaan warna, tetapi karena kesalahan sikap dan perilaku. Karena itu, Malcolm X sadar bahwa satu-satunya cara mengatasi pertikaian rasial adalah dengan menerima prinsip kesamaan derajat manusia dan keesaan Tuhan. Inilah kebenaran yang diabaikan oleh bangsa kulit putih Amerika.
Malcolm X lahir pada tanggal 19 Mei 1925 di Omaha, Nebraska dengan nama asli Malcolm Little. ibunya bernama Louise Little dan ayahnya bernama Reverend Earl, seorang pendeta baptis dan anggota UNIA (Universal Negro Improvment Association).Ia mengenal ajaran agama Islam melalui kedua saudaranya yang merupakan pengikut Nation of Islam (NoI) pimpinan Mr.Eljah Muhammad.(yang kemudian terbukti sesat sebab,Mr.Elijah Muhammad dianggap utusan tuhan oleh pengikutnya)
Meski demikian ia mengatakan jika dia berkesempatan mengenal Islam sejati pasti akan memahami dan memegang teguh ajarannya. Terlebih lebih setelah melakukan perjalanan ibadah haji dia menjadapatkan gambaran yang berbeda dari pandangannya selama ini, apalagi setelah melihat jamaah haji yang berkumpul dari belahan bumi, dari berbagai ras, bangsa dan warna kulit yang semuanya memuji Tuhan yang satu dan tidak saling membedakan. Malcolm sempat bertemu dengan syekh syekh di negeri Arab, dan juga orang orang penting di kerajaan dan pemerintahan.
Perjalanan haji ini membawa pencerahan dan perubahan pandangannya menuju ajaran Islam yang sebenarnya. Malcolm X lalu mengganti namanya menjadi Malik Shabazz Malcolm X atau Malik Shabazz sendiri akhirnya mendirikan Organization of Afro American Unity pada tanggal 28 Juni 1964. Otomatis berkat peranaannya, masyarakat Afro America semakin sadar bahwa akar sejarah mereka adalah nilai keislaman terlebih setelah Alex Haley menulis The Autobiography of Malcolm X berdasarkan penuturan Malcolm X sendiri. Dampak dari buku itu terlihat jelas dengan banyaknya orang Afro-Amerika yang kemudian masuk Islam, memakai nama nama islam dan menggali kembali budaya Islam Afrika. Namun juga membuat gerah pemerintah Amerika Serikat sehingga Malcolm X harus diawasi gerak geriknya. Puncaknya, pada tanggal 21 Februari 1968, pada saat akan memberi ceramah pada sebuah hotel di New York, Malcolm X tewas diujung peluru tiga orang negro yang ironisnya dia perjuangkan nilai-nilai dan hak-haknya. dan tidak ada yang tahu siapa dan apa dibalik kematiannya. Kendati demikian impian Malcolm X menyebarkan visi anti rasisme dan nilai nilai Islam yang humanis telah mampu menggugah kalangan Afro-Amerika dan dunia. Pada saat pemakamannya, Malcolm X atau Haji Malik Shabaz sempat disemayamkan disebuah gereja dengan upacara pemakaman yang non-Islami. Namun beberapa syekh dan ulama besar yang khusus datang dari Afrika dan Arab kemudian memindahkannya dan mengatur upacara pemakaman sesuai dengan syariat Islam..
Kalau Obama??kita tunggu saja…
Entri ini dituliskan pada 30 November 2008 pada 6:16 am dan disimpan dalam Uncategorized. Bertanda: amerika rasis, animal, barrack obama, Islam, kafilah syuhada, malcolm x, Nation of Islam, obama, presiden amerika. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.









wyd berkata
malcolm x udah menjadi inspirator saya sejak saya masih muda tentang sesama manusia
saya juga suka mendengar orasi-orasi lamanya yang berbicara soal kesetaraan humanis